Jumat, 11 Desember 2009

DIBALIK SEBUAH PENYESALAN


Terkadang manusia menyesali dengan sebuah keputusan yang telah diambil.Aku juga tidak memungkirinya.Terkadang aku sulit untuk menentukan apakah ini yang terbaik untukku atau hal buruk jika aku mengambil langkah ini.Memang benar ada anggapan yang menyatakan bahwa hidup itu adalah pilihan.Tapi jika suatu pilihan itu teramat sulit untuk kita hadapi maka kita harus mengambil satu keputusan yang menurut kita tepat.Dan pada akhirnya hampir sebagian dari kita menyesali dengan keputusan yang kita ambil.Maka dari itu belajarlah untuk berani mengambil keputusan tanpa adanya perasaan menyesal dikemudian hari.

Penyesalan bukan sebuah kata yang buruk. Justru dengan penyesalan hidup semakin berarti karena kita akan berusaha menjadi insan yang lebih baik di kemudian hari. Namun, ada kalanya juga batin tak mempu mengatasi sebuah perihnya penyesalan. Hal tersebut yang membuat hidup semakin terpuruk tanpa arah tujuan.
Aku pernah menyesal untuk satu keputusan terpenting dalam hidup. Begitu pun orang-orang di sekelilingku. Satu yang mungkin bisa menjadikan penyesalan menjadi hal yang indah yaitu luapkanlah penyesalan itu mungkin dalam bentuk tangisan, tulisan, nyayian dan tindakan positif lain. Itu semua dilakukan semata-mata untuk meredakan emosi dan menenangkan batin. Kemudian, cari solusi yang tepat untuk mengatasi sebuah penyesalan. Dengan begitu hidup tak akan menjadi sia-sia.

"Hidup tak akan berhenti saat kita menghadapi sebuah penyesalan, justru hidup akan menjadi terang kala kita berhasil melepaskan penyesalan dan merubahnya menjadi sesuatu yang indah"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar