
Air bersifat mengalah, namun selalu tidak pernah kalah
Air mematikan api dan membersihkan kotoran.
Kalau merasa sekiranya akan dikalahkan, air meloloskan diri
Dalam bentuk uap dan kembali mengembun.
Air merapuhkan besi sehingga hancur menjadi abu
Bilamana bertemu batu arang, dia akan berbelok
untuk kemudian meneruskan perjalanannya kembali.
Air membuat jernih udara sehingga angin menjadi mati
Air memberikan jalan pada hambatan dengan segala kerendahan hati.
Karena dia sadar bahwa tak ada suatu kekuatan apapun
Yang dapat mencegah perjalanannya menuju lautan.
Air menang dengan mengalah, dia tak pernah menyerang
Namun selalu menang pada akhir perjuangannya.
Air itu memberikan pelajaran yang sangat bagus pada kita, kurang lebih ada 3 sifat air yang bisa kita jadikan pelajaran. Nurturing, flexible, dan firm. Air itu mengasuh tumbuh-tumbuhan, hewan, dan manusia supaya bisa tetap hidup, bahkan tumbuh dan berkembang. Jadinya intinya, air memberi manfaat pada makhluk di sekitarnya. Lalu, flexible, air bisa menyesuaikan dengan wadah dimana ia ditempatkan. Tapi bukan berarti tidak punya pendirian tentunya. Karena air punya sifat yang ketiga, yaitu firm, yaitu tegas, tapi bukan berarti keras.
Saya juga mengidentifikasikan kehidupan dengan aliran air. Terbayang aliran air jernih yang gemericik menuruni pegunungan. Begitulah saya analogkan hidup kita ini. Karena hidup memang terus berjalan, terus mengalir walau apapun yang kita alami atau kita rasakan. Kadang-kadang di tengah alirannya, ada batu-batuan. Tapi air tetaplah mengalir. Dan memang begitulah hidup, pastilah dalam hidup ini kita menemui masalah-masalah, entah kecil atau besar. Tapi hidup haruslah tetap berjalan. Kita hanya mengikuti alirannya, walaupun bukan berarti pula pasrah bongkokan.. Karena sebagai manusia, tentunya kita wajib berusaha, dan tentang hasilnya, hanya Tuhan yang Maha Tahu..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar